Jumat, 08 Januari 2010

Mari Datang ke Desaku....















Hanya berjarak 30 Km dari pusat kota Ketapang dengan lama perjalanan sekitar 30 menit, kita sudah bisa sampai ke desa kecil yang suasanannya masih asri dan penduduknya yang ramah. Nama desa Pematang Gadung, diambil dari satu kisah konon di desa banyak sekali buaya yang masuk dan mengganggu penduduknya, akhirnya penduduk desa gotong royong membuat pematang (jalan yang ditinggikan) kemudian di tanami umbi-umbian yang bernama gadung, karena dipercaya aroma yang menyengat dari umbi tersebut dapat mengusir buaya. Semenjak itu, desa pun aman dari ancaman buaya.

Saat ini, desa Pematang Gadung adalah satu-satunya desa yang masih memiliki hutan yang masih alami di Kabupaten Ketapang, Propinsi Kalimantan Barat. Hutan yang terletak di belakang kampung dan diapit oleh dua sungai besar dengan keragaman satwanya yang masih tinggi, menjadikan desa Pematang Gadung tempat yang paling asik untuk menikmati keindahan alamnya karena setiap kita jalan-jalan menyusuri sungai di hutan Pematang Gadung pasti akan melihat satwa liar yang sedang asik bermain-main di sisi kiri dan kanan hutan yang berada di tepi sungai. Bekantan, jenis burung-burung air bahkan kalau kebetulan kita bisa melihat orangutan.

Untuk Jenis burung saja terdatapat kurang lebih 220 jenis burung yang teridentifikasi di hutan Pematang Gadung, hasil identifikasi ini merupakan buah dari pengamatan yang sabar dan dilakukan secara swadaya oleh salah seorang penduduknya. Indentifikasi burung yang saat ini masih berjalan, dimaksudkan supaya penduduk desa Pematang Gadung bisa semakin mencintai desanya sendiri, bahwa banyak keragaman satwa yang terdapat di hutan desanya sangat tinggi sekali. Sehingga akan muncul kesadaran warga masyarakat untuk selalu menjaga kelestarian alamnya.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar